24.1 C
Jakarta
Minggu, November 28, 2021

Najih Arromadloni: Mencegah Intoleransi Sama Dengan Mencegah Radikalisme-Terorisme

BPET MUI — Masalah intoleransi terhadap perbedaan di Indonesia, dinilai berbahaya disamping terorisme. Sebab, negara didirikan berdasarkan keragaman berbagai aspek.

“Persoalan intoleransi ini sangat mencemaskan kita semua. Negara kita didirikan dari asas kebhinekaan, dan paham itu (intoleransi) dapat menggerogoti persatuan dan kesatuan kita,” ujar Wakil Sekretaris BPET MUI, M. Najih Arromadloni.

Eksklusivitas menjadikan kita cenderung intoleran, kemudian berpandangan radikal. Klimaks dari semuanya ialah aksi teror.

“Intoleransi di level paling bawah yaitu eksklusivisme. Dia tidak mau berbaur denken yang lain dan tidak mau berdiskusi. Paham mereka hanya soliditas dengan yang satu kelompok saja. Dan ini satu digit menuju radikalisme dan terorisme,” imbuhya.

Najih yang juga Sekjen Ikatan Alumni Syam Indonesia (Alsyami) mengatakan sikap ini jangan dibiarkan tanpa ada penindakan tegas dari pemerintah. Di dalam diri sebenarnya telah menyemai pola pikir meniadakan kebenaran pada diri orang lain.

“Disamping manhaj takfiri, umumnya mereka merasa benar sendiri. Alih-alih percaya pada kebhinekaan dan nasionalisme. Problem ini harus dicegah. Karena mencegah intoleransi sama artinya dengan mencegah radikalisme dan terorisme itu sendiri,” tambahnya.

Lebih lanjut, menurut Najih, isu intoleransi ini juga tida seja terjadi di publik tapi telah menyasar ke dunia pendidikan. Narasi-narasi intoleransi juga tersebar dan mudah didapatkan di media sosial.

“Isu toleransi, radikalisme dan terorisme banyak sudah gunakan smartphone. Dan ini tentunya mempermudah dalam mempengaruhi orang-orang yang labil seperti yang baru lulus sekolah,” tutupnya. [MR]

Baca Juga :   Potensi Radikalisme di Kampus, Brigjen Hamli: Mencegah Lebih Baik Dari Mengobati

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,043FansSuka
3,027PengikutMengikuti
PelangganBerlangganan
- Advertisement -

Latest Articles